OBAMA BERHENTI MEROKOK

id



         Washington, 9/2 (ANTARA/AFP) - Presiden AS Barack Obama akhirnya telah mengakhiri kecanduannya pada rokok --dan istrinya, Michelle "sangat bangga" bahwa mantan "panglima penghisap asap" itu dapat memandang mata anak-anaknya dan mengatakan ia tak merokok.

        Perjuangan Obama untuk mengalahkan kecanduannya telah menjadi pusat perhatian yang sangat besar buat pers AS, selama kampanye kelilingnya pada 2008 dan dalam dua tahun pertama masa jabatannya.

        Namun Ibu Negara Michelle Obama, Selasa (8/2), telah mengatakan kepada wartawan Presiden AS tersebut sudah tak mengepulkan asap selama satu tahun. Michelle mengatakan ia "sangat bangga" Obama telah berhasil dalam mengalahkah apa yang telah menjadi "tantangan pribadi buat dia", demikian laporan USA Today, sebagaimana dilaporkan AFP dan dipantau ANTARA di Jakarta.

        "Ketika seseorang melakukan tindakan yang benar, jangan mengacaukannya," kata Michelle Obama sebagaimana dikutip USA Today. Ditambahkannya, Obama akhirnya berhenti merokok sebab ia mau memberitahu putri-putrinya --Malia dan Sasha-- bahwa ia tak merokok lagi.

        Ibu Negara Amerika Serikat itu berbicara kepada wartawan untuk merayakan peringatan upayanya "Let's Move" guna mengakhiri kegemukan pada anak-anak.

        Obama telah didesak oleh dokternya pada Februari tahun lalu agar berhenti merokok demi kebaikannya, setelah pemeriksaan kesehatan pertamanya sebagai presiden. Saat itu ia mestinya "memiliki kesehatan yang sangat bagus" dan "cocok untuk mengemban tugas".

        Ketika jurubicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan beberapa pembantu terdekat Obama telah bergabung dengan presiden tersebut dalam upaya menyapih dirinya dari tembakau, dan menambahkan ia yakin pengaruh Ibu Negara telah membantu.

        "Saya kira ketika seseorang memutuskan untuk berhenti merokok ... mereka melakukannya bukan sekedar mereka mau, tapi sebab orang lain juga mau mereka melakukannya," kata Gibbs. (*)