Pemkot: 11 lapangan di Mataram menjadi lokasi Shalat Idul Fitri

id Mataram,shalat,Idul fitri

Pemkot: 11 lapangan di Mataram  menjadi lokasi Shalat Idul Fitri

Ilustrasi - Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Kota Mataram, menjadi lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1444 Hijriah yang dilaksanakan Pemerintah  Provinsi Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Nirkomala

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, sebanyak 11 lapangan di wilayah Kota Mataram menjadi lokasi Shalat Idul Fitri 1444 Hijriah. "Pelaksanaan Shalat Id di 11 lapangan itu menjadi alternatif bagi warga sekitar, selain di Masjid," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram Fathoni Asfiandi di Mataram, Rabu.

Menurutnya, sebanyak 11 lapangan itu meliputi Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Lapangan Perumnas Kelurahan Tanjung Karang Permai, Lapangan Atletik Kelurahan Dasan Agung Baru, Lapangan TNI- AU Kelurahan Rembiga, Komplek Perguruan Muhammadiyah Mataram, Jalan Anyelir No 2 Mataram.

Selanjutnya, Lapangan Kampus Unram, Lapangan Kampus Muhammadiyah, Lapangan Mubarok BTN Kekalik Baru Pagesangan Barat, Parkiran Lombok Epicentrum Mall (LEM), Lapangan BTN Pagutan Permai (BPP), dan terakhir di Areal Parkir depan Mataram Mall Jalan Pejanggik Cakranegara. "Dari 11 lapangan itu, Pemerintah Kota Mataram akan menggelar kegiatan Shalat Id di Parkiran Lombok Epicentrum Mall," katanya.

Shalat Idul Fitri di Parkiran Lombok Epicentrum Mall akan dihadiri langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram beserta istri dan keluarga. "Shalat Id di parkiran Epicentrum diimami oleh Habib Hasan Al Idrus sekaligus menjadi khatib," katanya.

Karena itu, katanya, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, pejabat, dan ASN jajaran Pemerintah Kota Mataram ikut serta dalam kegiatan shalat id tersebut, pihaknya telah menyebar undangan ke semua organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Mataram.

"Undangan kami sebar ke semua OPD termasuk kecamatan dan kelurahan. Tapi untuk tanggal masih menunggu keputusan pemerintah sebab Idul Fitri tahun ini ada potensi perbedaan," katanya.

Baca juga: BMKG sebut cuaca di hari Lebaran di NTB cerah berawan
Baca juga: Komite BPH Migas pastikan pasokan bahan bakar PLN di NTB aman jelang Lebaran


Namun demikian, lanjutnya, untuk waktu pelaksanaan dalam undangan disampaikan pukul 06.30 Wita sebab Shalat Id akan dimulai pukul 07.00 Wita. "Setelah rangkaian Shalat Id, akan dilanjutkan dengan kegiatan salam salaman dengan jemaah yang hadir," katanya.

Sementara untuk memastikan pelaksanaan Shalat Idul Fitri berjalan lancar dan aman, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat terkait seperti TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan setempat terkait dengan pengaturan lalu lintas. "Tidak ada penutupan ruas jalan, tapi dilakukan pengaturan," katanya.