Setiap bantuan nafas, berjarak lima hingga enam detik


Jika dimungkinkan dan menguasai, berikan kompresi dada. Adapun pada korban berusia muda, kompresi di area dada korban dapat dilakukan dengan memberikan kompresi/tekanan dengan dua jari atau satu tangan saja. 

"Kompresi Dada dilakukan yaitu, meletakkan pangkal telapak  tangan pada 1/3 bagian bawah  tulang dada korban dan satu tangan yang lain ada  diatas tangan pertama kemudian jari penolong saling mengunci lalu tekan dada dengan Kecepatan    100 - 120x /menit,    Kedalaman 5 cm (2 inchi) dan seimbang antara menekan dan melepas

"Bila memungkinkan gantian  dengan penolong lain setiap  dua  menit", tutur dokter Nita.

Adapun pada materi Bantuan Pernapasan, disarankan menggunakan bag mask/ alat bantu napas dan tidak ada celah antara masker bag mask dengan wajah pasien. 

"Setiap bantuan nafas, berjarak lima hingga enam detik", katanya.

Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026