Pemkot Mataram Akan Tinjau Izin "Hotel Mesum"

id HOTEL Mesum

Jika hotel itu terindikasi atau terbukti memberikan tempat untuk perbuatan mesum, dan terjadi berulang-ulang, izin hotelnya akan saya tinjau
Mataram (Antara NTB)- Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana akan meninjau kembali izin operasional hotel yang terindikasi dan terbukti dijadikan sebagai tempat mesum di kota itu.
"Jika hotel itu terindikasi atau terbukti memberikan tempat untuk perbuatan mesum, dan terjadi berulang-ulang, izin hotelnya akan saya tinjau," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu.
Pemerintah kota memastikan tidak akan pernah takut kebijakaan yang diambil terhadap hotel-hotel tersebut akan mengganggu iklim investasi di kota itu.
Pernyataan itu dikemukakannya menyikapi kegiatan tim yustisi yang berhasil menangkap puluhan pasangan mesum di sejumlah tempat penginapan yang ada di Kota Mataram dan sekitarnya pada Selasa (15/11).
Mereka yang diamankan berasal dari berbagai golongan, ada yang berstatus pacaran, ada juga yang terindikasi perempuan panggilan.
Terkait dengan itu, wakil wali kota akan meminta data-data nama hotel yang terindikasi menjadi tempat berbagai aktivitas yang dinilai melanggar norma.
Di sisi lain, pihaknya juga akan mengintensifkan kembali tim yustisi Pemerintah Kota Mataram untuk melakukan razia secara reguler.
"Kami akan mengaktifkan kembali tim yustisi agar rutin melakukan razia seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Mohan meminta para pengusaha hotel tersebut tidak coba-coba memaksakan keberuntungan mereka dengan menguji batas kesabaran pemerintah kota.
"Kami tidak pernah berpikir untuk mematikan usaha mereka, tetapi jangan hanya permintaan mereka saja yang mau dituruti sementara aturan pemerintah diabaikan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar