TKN Prabowo- Gibran berharap lebih banyak perwakilan anak muda di pemerintahan

id TKN,Prabowo Subianto,Pilpres 2024,Pemilu 2024

TKN Prabowo- Gibran berharap lebih banyak perwakilan anak muda di pemerintahan

Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Muhammad Arief Rosyid Hasan beri keterangan kepada wartawan di Jakarta Selatan, Minggu (25/2/2024). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Jakarta (ANTARA) - Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Muhammad Arief Rosyid Hasan berharap akan lebih banyak perwakilan anak muda tidak hanya di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, tapi di pemerintahan secara keseluruhan.

"Kalau hari ini wapresnya muda, mudah-mudahan representasi orang mudanya itu semakin banyak dan tidak hanya di dalam kabinet tentu saja," kata Arief di Jakarta Selatan, Minggu.

Arief juga mengatakan ada banyak posisi di luar kabinet yang juga tak kalah pentingnya dalam menjalankan roda pemerintahan. Dia pun berharap posisi tersebut diisi oleh anak muda.

"Mudah-mudahan kabinetnya, kemudian struktur yang lain ada lembaga, dubes juga mungkin, mungkin juga mudah-mudahan nanti misalnya direktur dan komisaris BUMN juga bisa berpihak kepada lebih besar lagi kepada anak-anak muda," ujarnya.

Menurutnya pemberian porsi yang lebih besar bagi anak muda di pemerintahan bukan tanpa alasan.

"Kata Mas Gibran itu masalah zaman now harus didekati dengan solusi jaman now. Solusi zaman now mungkin bisa dipikirkan oleh mereka yang berusia muda. Sehingga mereka memahami apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi perkembangan zaman, apa yang menjadi dinamika," tuturnya.

Paslon Prabowo-Gibran unggul dalam hasil hitung cepat Pilpres 2024 di sejumlah lembaga survei. Pasangan calon nomor urut 2 itu juga unggul sementara pada hasil penghitungan suara KPU RI.

Berdasarkan hasil penghitungan suara Pilpres 2024 oleh KPU RI per Rabu, 21 Februari 2024 pukul 21:00 WIB, Prabowo-Subianto meraup suara sebanyak 58,81 persen, disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 24,14 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 17,05 persen.

Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

Pemilu 2024 diikuti 18 partai politik nasional yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

Berikutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.

Baca juga: Pertemuan Prabowo-SBY bahas kelanjutan program presiden penduhulu
Baca juga: Hoaks!! Bocoran kabinet Prabowo-Gibran


Selain itu, terdapat enam partai politik lokal sebagai peserta yakni Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at dan Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.

Sedangkan untuk pemilihan presiden dan wakil presiden diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar selaku nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

Seturut Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari s.d. 20 Maret 2024.