NTB Lombakan Desain Poster Pahlawan Nasional Maulanasyeh

id PAHLAWAN NASIONAL

Ini bentuk sosialisasi TGKH Zainuddin Abdul Majid kepada masyarakat luas atas penetapannya sebagai pahlawan nasional
Mataram (Antara NTB) - Yayasan Sumbawa Bangkit akan menggelar lomba desain poster Pahlawan Nasional TGKH Zainuddin Abdul Majid atau sering dikenal dengan sebutan Maulanasyeh dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2017.

Ketua Yayasan Sumbawa Bangkit Nurdin Ranggabarani di Mataram, Selasa, mengatakan lomba membuat desain poster TGKH Zainuddin Abdul Majid digelar sebagai bentuk apresiasi atas keputusan pemerintah yang menetapkan ulama kharismatik di NTB itu menjadi pahlawan nasional bersama sejumlah tokoh lainnya.

"Ini bentuk sosialisasi TGKH Zainuddin Abdul Majid kepada masyarakat luas atas penetapannya sebagai pahlawan nasional," katanya.

Ia mengatakan, hasil dari karya desain dari pemenang lomba poster tersebut akan diusulkan ke pemerintah pusat sebagai poster resmi TGKH Zainuddin Abdul Majid.

"Jadi dengan adanya kegiatan ini, akan lahir banyak karya terbaik poster resminya TGKH Zainuddin Abdul Majid, sehingga siapa yang terbaik itulah yang menjadi juaranya," tegasnya.

Untuk penilaian sendiri, hasil karya para peserta akan dinilai oleh tim juri yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Sedangkan, untuk para pemenang, panitia sudah menyiapkan sejumlah hadiah dan tropi serta piagam penghargaan antara lain juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, juara ketiga Rp5 juta, juara ke empat Rp2,5 juta dan juara ke lima Rp1,5 juta.

Ketua Panitia Mega Lestari mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan dari 10 Nopember hingga 17 Desember 2017.

"Pengumuman para pemenang akan diberikan pada 17 Desember 2017, bertepatan dengan HUT NTB," jelasnya.

Dikatakan Mega, lomba semacam itu sebagai bentuk apresiasi atas penetapan pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada TGKH Zainuddin Abdul Majid. "Karenanya kegiatan ini sangat terbuka untuk umum," tandasnya. (*)

Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar