Warga Kibarkan Merah Putih TGKH Zainuddin Pahlawan Nasional

id MAULANASYEH PAHLAWAN NASIONAL

Pengibaran bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini sebagai sujud sukur kita terhadap penetapan Maulanasyekh jadi pahlawan nasional
Mataram (Antara NTB) - Warga kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengibarkan bendera merah putih berukuran 7x14 meter sebagai rasa syukur dan apresiasi atas pengukuhan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Pengibaran bendera merah putih ini, dilakukan di menara Asmaul Husna atau menara 99 meter di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, kota Mataram, NTB, Kamis.

"Kegiatan ini murni di inisiasi masyarakat atas dikukuhkannya TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid menjadi pahlawan nasional oleh Presiden," kata Safwam, salah satu penggagas kegiatan.

Selain pengibaran bendera merah putih di menara 99 meter, ratusan warga yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut juga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melantunkan takbir di areal masjid terbesar di NTB tersebut. Tidak hanya itu, sejumlah poster bergambar TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid atau dikenal dengan sebutan Maulanasyekh juga terpampang di areal masjid.

"Pengibaran bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini sebagai sujud sukur kita terhadap penetapan Maulanasyekh jadi pahlawan nasional," ujarnya.

Sementara itu, imam Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, H Sohib mengaku bersyukur atas penetapan ulama kharismatik di NTB itu menjadi pahlawan nasional. Karena, selama ini belum ada satu pun tokoh NTB yang ditetapkan menjadi pahlawan nasional.

"Beliau (Maulanasyekh, red) itu adalah tokoh pendidikan NTB. Banyak sudah sekolah-sekolah berdiri di daerah ini karena perjuangan dan sumbangsih beliau kepada masyarakat," sebutnya.

Untuk itu, dirinya berharap generasi muda dan seluruh masyarakat NTB dapat mencontoh atas semua yang telah dilakukan TGH Muhammad Zainuddin Abdul Majid untuk daerahnya, NTB.

"Sosok beliau ini harus di tiru dan contoh oleh warga NTB," katanya.

Presiden Jokowi menetapkan empat nama Pahlawan Nasional baru di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (9/11). Perwakilan ahli waris dari keempat tokoh heroik itu menerima plakat Pahlawan Nasional dari Jokowi.

Keempat Pahlawan Nasional baru itu adalah Laksamana Malahayati dari Aceh, Zainuddin Abdul Madjid dari NTB, Mahmud Riayat Syah dari Kepri, dan pendiri HMI Lafran Pane dari Yogyakarta.
Penetapan keempat tokoh ini sesuai dengan Kepres No 115/TK/Tahun 2017. Surat keputusan ditandatangani Jokowi pada 6 November 2017. (*)

Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar