Pemain De Bruyne merasa aneh kembali ke Manchester City

id Kevin De Bruyne, Napoli, Liga Champions, Manchester City

Pemain De Bruyne merasa aneh kembali ke Manchester City

Pemain Napoli berfoto sebelum laga kontra Cagliari pada lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Sabtu (30/8/2025) waktu setempat. Pada pertandingan itu, Napoli menang 1-0. (Napoli)

Jakarta (ANTARA) - Gelandang Belgia, Kevin De Bruyne mengungkapkan kembali ke Manchester City dengan seragam klub barunya, Napoli, akhir bulan ini akan menjadi pengalaman yang aneh.

Pernyataan ini disampaikannya kepada wartawan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia Grup J melawan Kazakhstan di Brussels, Senin (8/9).

"Main melawan City di Manchester bersama Napoli akan terasa aneh. City adalah klub saya, dan itu tidak akan berubah," ujar De Bruyne dalam laman Football Italia pada Sabtu.

Gelandang berusia 34 tahun itu meninggalkan Manchester City akhir musim lalu setelah kontraknya tidak diperpanjang.

Dia kemudian bergabung dengan Napoli, yang akan bertandang ke Etihad Stadium untuk laga pembuka grup Liga Champions pada 18 September.

Mantan bintang Manchester City ini juga berbagi pengalamannya bermain di Serie A bersama Napoli di bawah asuhan pelatih Antonio Conte.

"Saya baru bermain dua pertandingan di Serie A. Ini berbeda dibandingkan tahun-tahun di bawah Pep Guardiola," kata dia.

Baca juga: Napoli pinjam Rasmus Hojlund dari MU

Menurut De Bruyne, sepak bola di Italia lebih taktis dan berjalan lebih lambat dibandingkan di Inggris. "Tapi tetap saja ini sepak bola," tambahnya.

De Bruyne menegaskan sudah terbiasa dengan berbagai sistem permainan selama di Manchester City.

Baca juga: Napoli buka musim kemenangan 2-0 atas Sassuolo

Dalam konferensi pers tersebut, dia lebih banyak menjawab pertanyaan mengenai karier klubnya ketimbang laga kualifikasi Piala Dunia yang dihadapi Belgia.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.