Perpustakaan Mataram nantinya jadi lokasi wisata literasi

id perpustakaan Mataram wisata literasi,Literasi ntb,Mataram, NTB

Perpustakaan Mataram nantinya jadi lokasi wisata literasi

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram Jemmy Nelwan, sesuai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (12/6-2023). ANTARA/Nirkomala

Mataram (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah menyiapkan konsep penataan dan pengelolaan perpustakaan modern di Jalan Lingkar Selatan untuk dijadikan sebagai lokasi wisata literasi bagi masyarakat.

"Karena itu, konsep gedung perpustakaan yang kita bangun saat ini merupakan konsep terbaik se-Indonesia," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram Jemmy Nelwan di Mataram, Senin.

Pernyataan itu disampaikan seusai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Perpustakaan Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan di atas lahan 6.500 meter persegi di Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram.

Menurutnya, konsep bangunan Perpustakaan Kota Mataram yang dibangun dengan anggaran bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp11 miliar itu memiliki konsep terbuka, dua lantai, dengan dinding kaca, sehingga cocok menjadi satu tujuan wisata literasi.

"Jadi bangunan kita seperti mall, tidak model yang kotak-kotak pada umumnya sebuah gedung, tapi terbuka agar lebih terang dan pengunjung bisa lebih nyaman," katanya.

Selain itu, di bagian luar gedung perpustakaan juga akan dilengkapi fasilitas pendukung tempat baca dan bermain untuk anak-anak sehingga bisa menjadi panggung literasi serta edukasi masyarakat.

"Untuk fasilitas pendukung ini kemungkinan akan kita usulkan melalui APBD Kota Mataram. Yang dikerjakan saat ini untuk bangunan inti dan sarana prasarana pendukung," katanya.

Sedangkan bantuan anggaran sebesar Rp11 miliar tersebut terbagi untuk dua kegiatan yakni Rp10 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp1 miliar untuk fasilitas penunjang.Fasilitas penunjang yang dimaksudkan meliputi pengadaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Rp300 juta, deposit buku Rp200 juta dan pengadaan meubelair Rp500 juta.

"Proses pembangunan perpustakaan Kota Mataram, ditargetkan rampung 2 Desember 2023, sehingga akhir tahun 2023 perpustakaan modern kita sudah bisa dikunjungi masyarakat umum," katanya.

Baca juga: Pembangunan gedung perpustakaan di Jalan Lingkar Selatan Mataram
Baca juga: Bogor gandeng perbankan perkaya literasi keuangan UMKM


Jemmy mengatakan, pembangunan perpustakaan modern itu di konsep lebih representatif serta menerapkan teknologi digital dalam sistem pelayanan. Perpustakaan berbasis digital ini, nantinya akan memudahkan para pengunjung untuk menemukan buku yang dibutuhkan sebab pencairan buku bisa langsung menggunakan fasilitas digital yang disiapkan. "Pengunjung yang kesulitan mencari buku, bisa mencari dengan menggunakan komputer yang kami siapkan," katanya.