Ayoo Berburu Diskon Pembelian Mutiara di "Lia Pearl"

id Lombok Taksi

Manajer Pool Lombok Taksi Amir M (kiri), bersepakat dengan pemilik "Lia Pearl" Nurul Aulia. (ANTARA NTB/Awaludin)

"Pelayanan transportasi memuaskan ditambah dapat diskon pembelian mutiara tentu wisatawan akan senang"
     Mataram (Antara NTB) - Perhiasan mutiara adalah salah satu souvenir yang cukup diminati para wisatawan yang berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tidak heran banyak pelaku usaha bermunculan menawarkan benda putih mengkilat berbentuk bulat kecil itu.
     Namun belakangan beredar mutiara sintetis yang diduga hasil impor. Jika anda tidak jeli dalam memilih bisa rugi. Apalagi membeli dengan harga yang relatif mahal karena menganggap mutiara laut asli tapi palsu alias sintetis.
     Nah ... agar anda tidak salah membeli, sebaiknya datang ke sentra-sentra perdagangan mutiara terpercaya dan sudah ternama. Salah satunya adalah "Lia Pearl", di Jalan Adi Sucipto Nomor 77 Ampenan atau sekitar 500 meter arah barat dari bekas Bandara Selaparang Kota Mataram.
     Di dalam ruang pameran "Lia Pearl" terdapat berbagai jenis koleksi perhiasan mutiara air laut dan air tawar. Ada yang dipadukan dengan kalung dan cincin emas. Ada juga yang tanpa logam mulia.
     Harga mutiara air laut ditawarkan mulai dari Rp250 ribu hingga jutaan rupiah per gram tergantung klasnya. Sedangkan mutiara air tawar mulai dari belasan ribu hingga puluhan ribu per gram.
     Bagi anda penggemar berbagai jenis dan model perhiasan mutiara Lombok dan ingin mendapatkan "discount" atau potongan harga hingga 25 persen, datang saja ke "Lia Pearl". Anda tidak akan rugi karena barang yang diperoleh adalah asli dan memiliki sertifikat dan garansi.
     Mutiara yang dijual "Lia Pearl" cukup diminati para wisatawan. Itu dibuktikan dengan trend penjualan yang meningkat hingga 60 persen pada 2016 dibandingkan tahun sebelumnya.
     "Trend penjualan yang terus melonjak setiap tahun menjadi bukti bahwa mutiara yang kami jual asli dan berkualitas," kata Nurul Aulia, pemilik show room "Lia Pearl".
     Untuk mendapatkan diskon tersebut cukup dengan datang menggunakan armada Lombok Taksi (Blue Bird Group) yang dipesan menggunakan "My Blue Bird" (MyBB). Aplikasi tersebut bisa didownload melalui Play Store yang terdapat di handphone.
     Perusahaan transportasi nasional ternama dan terpercaya itu sudah menjalin kerja sama dengan pemilik show room "Lia Pearl", dalam pelayanan bagi para penumpang yang ingin berbelanja mutiara.
     Nurul mengaku sangat tertarik bekerja sama dengan Lombok Taksi karena sebagai bentuk pelayanan berkualitas bagi para wisatawan, terutama penggemar mutiara Lombok. Apalagi mendapatkan potongan harga hingga 25 persen dari total transaksi pembelian.
     "Pelayanan transportasi memuaskan ditambah dapat diskon pembelian mutiara yang relatif besar, tentu orang akan senang, apalagi wisatawan," tutur perempuan dengan berparas cantik ini.
     Wanita berpostur tinggi ini juga memberikan pelayanan konsultasi bagi para pengunjung yang datang ke tempatnya. Penjelasan yang diberikan seputar jenis-jenis mutiara dan bagaimana membedakan mutiara laut atau air tawar yang asli dengan yang sintetis.
     Layanan tukar tambah juga diberikan bagi pelanggan yang sudah bosan dengan koleksi perhiasan mutiara yang dimilikinya. Cukup dengan menunjukkan sertifikat yang menjadi garansi tukar tambah.
     Jadi silakan datang dan beli mutiara di "Liar Pearl". Dijamin puas dan barang yang dibeli aman karena bukan "aspal" (asli tapi palsu).
     Manajer Pool Lombok Taksi Amir M, mengaku tertarik untuk menjalin kemitraan dengan pemilik "Lia Pearl" karena memiliki kesamaan prinsip bisnis, yakni menjaga kualitas pelayanan bagi konsumen.
     Pihaknya akan membantu mempromosikan pemberian "discount" sebesar sebesar 25 persen tersebut melalui aplikasi "MyBB", yang sudah digunakan di 670 unit armada reguler.
     Potongan harga tersebut juga akan disebarluaskan melalui "e-mail blast" atau surat elektronik yang dikirim menggunakan media internet yang dikelola oleh Blue Bird Group di Jakarta.
     Promosi juga dilakukan melalui selebaran berupa brosur yang bisa dibaca setiap pelanggan pengguna angkutan Lombok Taksi.
     "Kami juga akan mempromosikan melalui majalah Mutiara Biru. Media tersebut terbit setiap bulan dengan jumlah oplah sebanyak 300 eksemplar dan disebar ke unit Lombok Taksi," katanya. (*)

Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar