PKK NTB Inisiasi Gerakan Sebar Sedekah Hijab

id pkk ntb,sedekah hijab,hj erica,pariwisata ntb

PKK NTB Inisiasi Gerakan Sebar Sedekah Hijab

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) NTB Hj Erica Zainul Majdi bersama komunitas hijab di NTB. (Foto Humas NTB).

Gerakan sebar sedekah hijab ini khusus untuk para muslimah yang belum mengenakan hijab

Mataram (Antaranews NTB) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat menginisiasi gerakan sebar sedekah hijab untuk para muslimah yang belum mengenakan hijab di provinsi itu.

"Gerakan sebar sedekah hijab ini khusus untuk para muslimah yang belum mengenakan hijab," kata Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) NTB Hj Erica Zainul Majdi saat bersilaturrahim dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTB Lalu Moh Faozal, Selasa.

Istri Gubernur NTB tersebut mengatakan ide gerakan sebar sedekah hijab ini juga lahir dari sejumlah perkumpulan komunitas muslimah NTB, terdiriatas MUI Kota Mataram, Fakultas Kedokteran Unram, Odoj, Hijabers Mom dan Tahajjud Call Community untuk saling berbagi kepada sesama muslimah di NTB.

"Ini juga dihajatkan dalam rangka mendukung suksesnya program `halal tourism` yang saat ini menjadi ikon pariwisata di NTB," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H Lalu Moh Faozal mengatakan terima kasih atas kunjungan PKK NTB tersebut, untuk sama-sama berdiskusi terkait desa wisata dan produk-produknya. Bahkan, pihaknya sangat mendukung gerakan tersebut bisa diimplementasikan untuk menunjang predikat wisata halal di NTB.

"Ada desa wisata binaan yang dihadirkan menjadi `pilot project`, yakni desa wisata yang sedang dibina dan disiapkan untuk penguatan desa sebagai destinasi wisata. Ini sudah memadai sebagai contoh desa yang menunjang predikat wisata halal di NTB," kata Faozal. (*)

Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.