Kepedulian BUMN untuk korban gempa Lombok

id bumn hadir,pt pelindo III,pt itdc ,gempa lombok

Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo III IGN Askhara Danadiputra menyerahkan secara simbolis bantuan yang akan disalurkan kepada korban gempa Lombok usai upacara bendera HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di Terminal Gilimas, Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Bara, Jumat (17/8) (Dhimas Budi Pratama Antara NTB)

.....Upacara bendera yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bersinergi dengan PT Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC (Persero) di Terminal Gilimas, Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat diselimuti suasana duka mendalam...
Mataram (Antaranews NTB)  - Peringatan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar gabungan Badan Usaha Milik Nagara mengusung tagline "BUMN Hadir Untuk Negeri" terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Upacara bendera yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bersinergi dengan PT Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC (Persero) di Terminal Gilimas, Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat diselimuti suasana duka mendalam.

Gempa bumi yang mengguncang Lombok telah meluluhlantakkan hampir seluruh wilayah di Pulau Seribu Masjid ini, tak terkecuali Kabupaten Lombok Utara yang kondisinya paling parah.

Rentetan gempa bumi mengguncang Lombok mulai dari 6,4 pada Skala Richter (SR) pada Minggu (29/7), kemudian disusul gempa 7,0 SR pada Minggu (5/8) dan gempa 6,2 SR pada Kamis (9/80 dan ratusan kali gempa susulan di bawah 6 sSR.

Musibah gempa bumi yang terjadi Minggu pagi buta itu meluluhlantakkan sejumlah pemukiman warga di lereng Gunung Rinjani yang masuk wilayah Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur. Tercatat 20 korban meninggal dunia dan ribuan rumah hancur, menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat.

Sepekan kemudian pada Minggu (5/8) Lombok kembali diguncang gempa dahsyat berkekuatan 7,0 SR dan Kamis siang gempa berkekuatan 6,2 SR kian memperparah kondisi kehidupan sebagian besar masyarakat di Pulau Lombok.

Lebih dari 400 korban jiwa dan puluhan ribu bangunan roboh serta kian banyak warga yang terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat. Musibah gempa tersebut menyisakan kesedihan dan trauma yang mendalam, tidak hanya dirasakan masyarakat di Provnsi Nusa Tenggara Barat, khususnya di Pulau Lombok, tetapi juga mengundang rasa iba seluruh rakyat Indonesia.

Seluruh elemen bangsa dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas sampai Rote memanjatkan doa kepala Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa agar derita yang menimpa masyarakat Lombok segera berakhir.

Tak terkecuali PT Pelindo III bersinergi dengan PT ITDC yang mendapat penugasan dari Kementerian BUMN melaksanakan Peringatan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di Lombok, NTB, agaknya benar-benar mewujudkan semangat "BUMN Hadir Untuk Negeri".

Setidaknya ini diwujudkan dengan mengarahkan sebagian besar anggaran untuk bantuan sosial yang menyasar korban bencana alam di Pulau Lombok.

Direktur Utama (Dirut) PT Pelondo III IGN Askhara Danadiputra mengatakan program BUMN Hadir Untuk Negeri tahun ini dilaksanakan dalam suasana duka yang mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat NTB, khususnya yang ada di Pulau Lombok.

Karena itu, CEO PT Pelindo III yang biasa disapa Ari Askhara mengatakan anggaran yang dialokasikan untuk program BUMN Hadir Untuk Negeri sebesar Rp900 juta, sebanyak Rp600 juta diantaranya akan diarahkan untuk membantu para korban bencana gempa bumi Lombok.

Ia mengatakan semula perayaan Proklamasi Kemerdekaan RI akan dilaksanakan secara meriah dengan berbagai kegiatan, namun karena terjadi musibah yang menimpa masyarakat di Lombok, semua anggaran yang telah dialokasikan diarahkan untuk membantu para korban gempa.
Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo III IGN Askhara Danadiputra menyerahkan dana bina lingkungan kepada masyarakat dan sejumlah siswa usai upacara bendera HUT ke73 Proklamasi kemerdekaan RI di Terminal Gilimas, Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Bara, Jumat (17/8) (Dhimas Budi Pratama Antara NTB)




Semuanya dibatalkan

Bahkan, kata Ari Aksara, berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI, seperti berbagai perlombaan semuanya dibatalkan dan semua dananya diarahkan untuk membantu korban gempa dalam bentuk uang tunai yang akan disalurkan dalam tiga tahap.

Program BUMN Hadir Untuk Negeri, menurut dia, spiritnya tetap untuk membangun. Namun untuk di Pulau Lombok diarahkan untuk membantu para korban musibah gempa bumi.

Ari Askhara mengakui melihat bangunan hotel tempatnya menginap retak akibat gempa, karena itu dana yang dialokasikan untuk berbagai kegiatan disumbangkan untuk membangun kembali Lombok yang porakporanda akibat gempa.

Menurut dia, program BUMN Hadir Untuk Negeri tetap spiritnya membangun, tetapi khusus di Lombok diarahkan untuk membantu masyarakat membangun kembali.

Jadi, kata Ari Askhara, makna Proklamasi Kemerdekaan tetap sama, BUMN Hadir Untuk Negeri "One Nation One Family", tetapi khusus untuk Pulau Lombok, "Mari Membangun kembali Lombok".
Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo III IGN Askhara Danadiputra bertindak sebagai inspektur upacara pada apel bendera HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI yang digelar di Terminal Gilimas, Pelabuhan Lembar Kabupaten Lombok Barat , Jumat (17/8) (Dhimas Budi Pratama Antara NTB)
Sementara itu Dirut ITDC Abdulbar M Mansoer melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri, BUMN menunjukkan komitmennya untuk bersinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu menumbuhkan rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air Indonesia, khususnya ketika sebagian dari bangsa ini menghadapi peristiwa sulit seperti bencana gempa di Lombok.

Serangkaian upacara bendera HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di Lombok juga disisipkan dengan penyerahan bantuan program bina lingkungan dari Pelindo III dan ITDC.

Bantuan tersebut diantaranya pembangunan MCK sebanyak 50 pintu, 50 unit elektrifikasi rumah tangga, perbaikan jembatan, 250 paket sembako murah, beasiswa kepada masing-masing 5 orang siswa dari SD, SMP dan SMA senilai masing-masing Rp5 juta per siswa dan perbaikan gedung SD.

Selain itu penyediaan 2 unit sarana air bersih, bedah rumah, pembuatan taman baca, dan penyaluran bantuan bencana korban gempa Lombok senilai Rp120 juta berupa 200 buah selimut, 100 buah tikar dan 25 buah tenda.

Bantuan lain untuk korban gempa bumi adalah 200 dus mie instan, 300 dus air mineral, 100 dus biskuit, 200 dus kopi dan 26 dus susu serta penyiapan fasilitas dermaga untuk bongkar cargo dari luar bersama KSOP penyiapan kapal untuk evakuasi pengungsi.

Peringatan Kemerdekaan HUT ke-73 RI bersama masyarakat menjadi momentum kepedulian BUMN untuk turut membangun negeri, tidak hanya di bidang perekonomian, tetapi juga di bidang sosial, sehingga manfaat kehadiran BUMN dapat dirasakan para korban gempa Lombok.(*)











 
Pewarta :
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar