Dinkes-RSUD Mataram mendukung penerbitan kartu identitas anak

id dinkes,dukcapil,mataram

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi menandatangani nota kesepahaman mendukung penerbitan dokumen kependudukan berupa kartu identitas anak (KIA). (Foto:ANTARA News/Nirkomala).

Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, siap mendukung penerbitan dokumen kependudukan untuk anak berupa kartu identitas anak (KIA), sebagai perlindungan hak atas anak.

Komitmen mendukung penerbitan KIA tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Kota Mataram yang dilaksanakan di SLB Negeri 1 Mataram disaksikan langsung oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di Mataram, Senin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi seusai menandatangani nota kesepahaman mengatakan, dalam memberikan dukungan penerbitan KIA ini pihaknya akan memulai dari puskesmas.

"Dimana setiap ibu hamil akan dimintakan dokumen kependudukannya berupa KTP, KK dan buku nikah oleh petugas puskesmas," katanya.

Dokumen kependudukan yang diserahkan ibu hamil itu sebagai lampiran persyaratan untuk penerbitan dokumen kependudukan bagi bayi yang dilahirkannya. Jadi begitu bayi lahir dan sudah diberi nama, sang ibu akan mendapatkan KK baru, akta kelahiran dan KIA, secara gratis.

"Proses penerbitan dilakukan secara kolektif, petugas Dukcapillah yang nantinya datang ke puskesmas mengambil dokumen ibu dari petugas puskesmas dan mengembalikan ke petugas puskesmas setelah dokumen ibu dan anak diterbitkan," katanya.

Menurutnya, program ini dulu sudah mulai pernah berjalan pada saat KIA baru dicanangkan sekitar tahun 2016, namun sempat vakum.

"Jadi sekarang tinggal kami hidupkan lagi sistem kerja yang lama sehingga setiap ibu hamil yang melahirkan di puskesmas bisa mendapatkan dokumen kependudukannya secara gratis dan praktis tanpa harus mengurus sendiri ke kantor Dukcapil," katanya.

Hal senada juga dilontarkan Direktur RSUD Mataram dr Lalu Herman Mahaputra. Dimana pihak RSUD Mataram akan membantu ibu hamil dan melahirkan untuk mendapatkan dokumen kependudukannya berupa akta kelahiran dan KIA untuk bayinya dan KK baru untuk orang tuanya.

"Tugas kami hanya membantu menghimpun dan menyerahkan dokumen dari Dukcapil, semua proses sepenuhnya berada di Dukcapil," katanya.

Ia menilai, program yang dilaksanakan Dukcapil ini menjadi salah satu terobosan yang bagus bagi masyarakat sebab melalui program ini masyarakat tidak perlu wara-wiri mengurus dokumen kependudukannya sendiri.

Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mataram menyebutkan, kepemilikan KIA di Kota Mataram saat ini sudah mencapai 57.559 dari target sasaran usia 0-17 tahun sebanyak 133.804 jiwa. ***3***
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar