Polda NTB mulai memetakan pengamanan arus mudik lebaran

id Polda NTB arus mudik Lebaran,arus mudik Lebaran,Polda NTB,Dirlantas Polda NTB Kombes Djoni Widodo

Polda NTB mulai memetakan pengamanan arus mudik lebaran

Dirlantas Polda NTB Kombes Pol. Djoni Widodo. ANTARA/Dhimas B.P.

Mataram (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memetakan titik pengamanan arus mudik lebaran tahun 2023.

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol. Djoni Widodo di Mataram, Kamis, menjelaskan bahwa jajarannya melakukan pemetaan mulai dari titik kedatangan para pemudik.

"Itu ada di bandara dan pelabuhan. Fokus pengamanan mudik ke sana," kata Djoni.

Menurut dia, intensitas arus mudik untuk wilayah NTB tidak separah seperti di Pulau Jawa dan Sumatera.

"Jadi, di NTB itu tidak ada kemacetan saat mudik seperti di Jawa dan Sumatera," ujarnya.

Meskipun demikian, kata dia, berdasarkan data arus mudik tahun sebelumnya, intensitas paling tinggi berada di Pelabuhan Lembar Kabupaten Lombok Barat; Pelabuhan Kayangan Kabupaten Lombok Timur; Pelabuhan Pototano Kabupaten Sumbawa Barat; dan Bandara International Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Kabupaten Lombok Tengah.

Dari titik gerbang kedatangan tersebut, Djoni meyakinkan pihaknya akan menyiapkan posko pengamanan terpadu dan pelayanan bagi para pemudik. "Mungkin hampir sama seperti tahun sebelumnya akan ada sebanyak 25 posko pengamanan dan tujuh posko pelayanan. Posko-posko ini nantinya menunjang kenyamanan bagi para pemudik," ucap dia.

Sebelum petugas menjalankan tugas di lapangan, Djoni meyakinkan bahwa pihaknya juga akan melaksanakan latihan praoperasi dan gelar pasukan pengamanan.

"Tujuannya agar yang bekerja paham dengan pola pengamanan dan pelayanan ketika ada insiden di lapangan," ujarnya.

Dia memprediksi intensitas arus mudik tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga pihaknya akan menerapkan pola pengamanan lebih maksimal.

"Jumlah pemudik tahun ini akan lebih banyak, maka pola pengamanan akan kita lakukan dengan lebih maksimal. Tentu, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.