1.000 Polisi Mengawal "Tour de Lombok Mandalika"

id Tour de Lombok

Jumlah kekuatan yang kita libatkan sekitar 1.000 personel, termasuk yang bertugas di wilayah hukum polres dan polsek se-Pulau Lombok
Mataram (Antara NTB) - Sebanyak 1.000 personel kepolisian ditugaskan untuk mengawal pelaksanaan "Tour de Lombok Mandalika" yang akan berlangsung dalam empat etape pada 13 hingga 16 April 2017 di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
"Jumlah kekuatan yang kita libatkan sekitar 1.000 personel, termasuk yang bertugas di wilayah hukum polres dan polsek se-Pulau Lombok," kata Kapolda NTB Brigjen Pol Firli di Mataram, Rabu.
Penugasan ini tentunya merupakan salah satu peran kepolisian dalam mendukung pemerintah untuk mengejar target 4 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2017.
"Dalam rangka mendukung program pemerintah, kita tentunya akan berupaya memberikan jaminan keamanan kepada seluruh peserta, agar kegiatan ini dapat berjalan aman hingga tuntas," ujarnya.
Untuk memastikan kesiapan personel yang bertugas dalam ajang olahraga balap sepeda internasional tersebut, Brigjen Pol Firli pada Rabu (12/4) Pagi, menggelar upacara persiapan pasukan pengamanan di lapangan Gajahmada, Mapolda NTB.
"Jadi dalam kegiatan pengamanan ini, semua aspek kita libatkan, dari aspek pencegahan, imbauan, penegakkan hukum, sampai pertolongan penyelamatan peserta, kita juga siapkan, nantinya ada dari bidang kesehatan," ucap Firli.
Begitu juga dengan pengamanan rute yang akan ditempuh ratusan pebalap sepeda dari 22 negara tersebut. Pihaknya dikatakan telah mempersiapkan strategi pengamanan arus lalu lintas.
"Kita sudah atur, walaupun pelaksanaannya empat hari, tapi hanya ada beberapa penggal jalan utama yang digunakan," katanya.
"Tour de Lombok Mandalika" merupakan salah satu kegiatan yang masuk dalam agenda resmi pengurus besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) yang telah mendapat lisensi kategori 2.2 atau event level tinggi.
Bahkan, ajang perlombaan olahraga bergensi ini pun telah masuk dalam kalender resmi "The Union Cycliste Internationale" (UCI) yang nantinya akan digelar setiap tahunnya.
Ratusan pebalap sepeda yang berasal dari 22 negara itu, diantaranya, Indonesia, Belanda, Jerman, Laos, Thailand, Swiss, Australia, Spanyol, Jepang, Prancis, Korea, Luxembourg, Kazakhtan, Selandia Baru, Malaysia, Singapura, Flipina, Kolombia, Italia, Mongolia, dan Tiongkok.
Para peserta nantinya akan melewati rute yang terdiri dari empat etape. Untuk etape pertama, Kota Mataram-Kuta, Lombok Tengah, sejauh 126 Kilometer.
Kemudian, etape kedua, Pelabuhan Bangsal - Senaru, sejauh 113 km yang terletak di Lombok Utara. Selanjutnya, Kuta, Lombok Tengah, sampai Sembalun, Lombok Timur, dengan jarak tempuh sepanjang 115 Km.
Untuk etape terakhir berada di Kota Mataram berjarak tempuh 112 km atau 10 putaran, dengan "sprint" di jalur ketiga, enam, dan sembilan. (*)
Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar