Mataram (ANTARA) - Tim Fakultas FMIPA Universitas Hamzanwadi, Selong, Lombok Timur Nusa Tenggara Barat melakukan "benchmarking" ke Fakulti Pengajian Pendidikan (FPP) Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam rangka memperkuat kerja sama akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan antarkedua perguruan tinggi.
"Dua pekan yang lalu, tim kami telah melakukan 'benchmarking' ke UPM untuk meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat daya saing institusi di tingkat internasional," kata Dekan FMIPA Dr Edy Waluyo melalui keterangan tertulis diterima ANTARA di Mataram, Rabu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi FMIPA Universitas Hamzanwadi untuk memperluas jejaring akademik dengan institusi pendidikan tinggi di tingkat global yang saat ini menuntut perguruan tinggi melakukan berbagai inovasi.
Ia menjelaskan, "benchmarking" merupakan proses membandingkan dan mengukur kinerja, praktik, proses institusi terhadap standar atau referensi yang dianggap terbaik dari institusi lain yang lebih unggul atau memiliki reputasi tinggi di bidang yang sama.
"Tujuan utama "benchmarking" adalah untuk mengidentifikasi perihal yang perlu ditingkatkan, menetapkan target kinerja yang lebih tinggi, dan mengadopsi metode atau strategi yang telah terbukti berhasil untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi," paparnya.
Baca juga: Universitas Hamzanwadi apresiasi pemberdayaan digitalisasi UMKM di Lombok Timur
Dalam pertemuan tersebut, kata Edi Waluyo, Pihak FPP menyampaikan beberapa program yang mungkin bisa dilakukan diantaranya yaitu riset dan publikasi kolaborasi, pertukaran mahasiswa, kuliah umum, seminar dan workshop, dan studi lanjut.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kolaborasi dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah sangat penting untuk meningkatkan daya saing akademik dan kualitas penelitian di FMIPA Universitas Hamzanwadi.
"Dengan adanya publikasi bersama dengan akademisi UPM, diharapkan penelitian yang dilakukan dapat memiliki dampak yang lebih luas dan terindeks dalam jurnal bereputasi internasional," ujarnya.
Baca juga: Universitas Hamzanwadi Lombok Timur borong penghargaan LLDIKTI VIII Award
Dalam program pertukaran mahasiswa, FMIPA Universitas Hamzanwadi berkesempatan untuk mengikuti perkuliahan di UPM, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman akademik di lingkungan internasional yang lebih beragam.
"Pertukaran mahasiswa ini akan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa kami, meningkatkan pemahaman lintas budaya, dan memperkaya pengalaman belajar mereka," terang Edy Waluyo.
Peluang studi lanjut bagi dosen FMIPA juga menjadi poin penting. Dengan melanjutkan studi di UPM, para dosen dapat meningkatkan kompetensi akademik mereka, memperluas jejaring akademik dan lainnya.
Selain aspek akademik, pihaknya berharap dapat mengadopsi model pengelolaan pendidikan dan riset dari UPM yang telah terbukti berhasil di tingkat internasional sehingga pihaknya dapat menerapkan di FMIPA Universitas Hamzanwadi.
Baca juga: Sebanyak 329 peserta PPG Universitas Hamzanwadi Lotim dikukuhkan
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemitraan akademik yang berkelanjutan, memberikan manfaat bagi mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kompetensi akademik serta pengalaman internasional.
"Melalui kerja sama ini, Universitas Hamzanwadi semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing global dan memberikan kualitas terbaik bagi kemajuan pendidikan," katanya.
Baca juga: Mahasiswa Hamzanwadi NTB memperkenalkan Selmo-Himo dukung ekonomi hujau
FMIPA Universitas Hamzanwadi Lombok Timur perkuat kerja sama dengan UPM Malaysia

Tim Fakultas FMIPA Universitas Hamzanwadi, Selong, Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan "benchmarking" ke Fakulti Pengajian Pendidikan (FPP) Universiti Putra Malaysia (UPM). (ANTARA/Universitas Hamzanwadi).