Pemkot Mataram tekankan kolaborasi hadapi dua agenda besar keagamaan

id Pemkot Mataram,asisten 1,Nyepi-Lebaran,kolaborasi

Pemkot Mataram tekankan kolaborasi hadapi dua agenda besar keagamaan

Kegiatan rapat koordinasi Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dalam rangka pawai Ogoh-Ogoh menyambut Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan pawai takbiran menyambut 1 Syawal 1446 Hijriah/2025. Senin (24/3-2025). ANTARA/HO-Kominfo Mataram.

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi semua pihak terkait dalam menghadapi dua agenda besar keagamaan dengan waktu yang hampir bersamaan.

Asisten I Setda Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Senin, mengatakan, dua agenda besar keagamaan tersebut adalah pawai Ogoh-Ogoh menyambut Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan pawai takbiran menyambut 1 Syawal 1446 Hijriah/2025.

"Dua agenda besar itu menjadi tantangan kami, untuk bekerja sama dan memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, aman, dan sukses," katanya.

Baca juga: Kapolresta Mataram imbau warga jaga toleransi saat Nyepi dan Idul Fitri 2025

Hal tersebut disampaikan di sela kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan kelancaran perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi di ruang tamu Asisten I yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk unsur pemerintahan, aparat keamanan, serta organisasi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Martawang, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam menghadapi dua agenda besar yang bertepatan, pawai Ogoh-Ogoh dijadwalkan berlangsung pada Jumat (28/3-2025), dan pawai takbiran di jadwalkan Minggu malam (30/3-2025).

Perayaan Nyepi di Kota Mataram akan diawali dengan pawai Ogoh-ogoh dimulai pukul 09.00 Wita dan berakhir pukul 18.00 Wita dengan pelepasan resmi pada pukul 13.00 WITA setelah salat Jumat.

Baca juga: Gubernur NTB Iqbal minta FKUB bantu amankan Idul Fitri dan Nyepi

Pawai itu, akan dimulai dari depan Kantor Lurah Cakra Barat dan berakhir di perempatan Cakranegara. Dilanjutkan dengan perang api, dan Sabtu pagi (29/3-2025) pada pukul 06.00 Wita dimulai tapa brata penyepian sampai Minggu (30/3-2025) pukul 06.00 Wita.

"Sebagai bentuk penghormatan antar umat beragama, selama Nyepi penerangan jalan utama (PJU) akan tetap menyala. Tapi penerangan jalan lingkungan (PJL) di pemukiman Hindu akan dimatikan selama perayaan Nyepi," katanya.

Sedangkan untuk pawai takbiran akan dijadwalkan digelar pada Minggu malam (30/3-2025) di enam kecamatan se-Kota Mataram dengan rute sebagai untuk Kecamatan Sandubaya, mulai di pintu gerbang BTN Sweta sampai perempatan Sweta.

Baca juga: Polisi siapkan pengamanan ogoh-ogoh bertepatan Ramadhan 2025

Kecamatan Cakranegara mulai di depan Kantor Lurah Cakra Barat sampai di perempatan Cakranegara. Kecamatan Selaparang mulai dari Bank NTB Syariah dan berakhir di monumen pesawat Rembiga.

Selanjutnya, Kecamatan Mataram mulai di dan berakhir di Kantor Camat Mataram, atau hanya keliling memutari ruas jalan depan kantor camat tersebut.

Sedangkan untuk kafilah di Kecamatan Sekarbela mulai dari depan Loang Baloq dan berakhir di pertigaan Jalan Panji Tilar, dan terakhir Kecamatan Ampenan mulai dari depan Toko Olympic dan berakhir di depan Polda NTB.

"Harapan kami, semua camat dapat mempersiapkan kegiatan pawai takbiran lebih maksimal agar semua tahapan bisa berjalan lancar, aman, dan kondusif," katanya.

Baca juga: Penumpang kapal Lembar-Padangbai Bali diimbau mudik lebih awal jelang Nyepi