Mataram (ANTARA) - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal mengajak seluruh pimpinan dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi untuk berperan aktif menjaga ketenangan dan meredam potensi keresahan masyarakat, menyusul situasi yang berkembang dalam beberapa hari terakhir.
"Saya minta kepada saudara-saudara sekalian untuk ikut menjadi bagian yang menenangkan situasi ini, baik di kampung, di keluarga, maupun di mana pun teman-teman berada," ujarnya dalam pengarahan singkat pada apel pagi yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur NTB, Senin.
Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur NTB menekankan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) setempat sebagai penjaga ketenangan di lingkungan masing-masing.
"Bantu masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi," ujar Gubernur.
Baca juga: Kondisi gedung DPRD NTB rusak parah pasca-dibakar massa
Ia meyakini masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan ketenangan dan pemulihan suasana.
"Situasi masih bisa dikendalikan. Yang paling mampu memperbaiki dan menenangkan keadaan adalah masyarakat itu sendiri. Maka dari itu, masyarakat tidak perlu panik, tetap jaga ketenangan, dan hindari provokasi-provokasi," tegasnya.
Baca juga: Seorang pelaku penjarahan di gedung DPRD NTB diamankan polisi
Gubernur juga menekankan ASN memiliki peran strategis dalam membangun persepsi publik. Oleh karena itu, para ASN diminta untuk menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan dan membangun optimisme.
"Sebagai abdi negara didengar, dilihat, dan ditunggu pernyataannya oleh masyarakat. Karena itu, bicaralah tentang hal-hal yang positif, hal-hal yang menguatkan dan menyenangkan bagi masyarakat," ucap Miq Iqbal.
Untuk itu, ia berharap seluruh unsur pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas daerah.
"Terus suarakan narasi-narasi damai di tengah masyarakat," katanya.
Baca juga: Mencegah bara anarkisme di NTB
Baca juga: Laskar Sasak ingatkan demonstran tak mudah terprovokasi
Baca juga: Kapolda NTB tindak tegas pelaku perusakan di Gedung DPRD NTB