Masuk rumah warga, pencuri jadi bulan-bulanan warga

id Curi mobil ,Lombok Barat,Kepergok

Masuk rumah warga, pencuri jadi bulan-bulanan warga

Petugas kepolisian dengan kendaraan dinasnya, membawa pria yang diduga pelaku pencurian tersebut dari lokasi penangkapannya di Desa Gerimax Indah, Lombok Barat, NTB, Sabtu (21/9/2019).

Mataram (ANTARA) - Seorang pria diduga pelaku pencurian yang hendak melancarkan aksinya di sebuah rumah namun lebih dulu tertangkap hingga menjadi korban amukan warga pada Sabtu (21/9) dinihari, dikabarkan masih mendapat perawatan medis di RSUD Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kapolsek Narmada Kompol Kadek Supartha yang dihubungi wartawan via telepon seluler, Sabtu, membenarkan bahwa pria yang menjadi sasaran empuk amukan warga Desa Gerimax Indah, Kabupaten Lombok Barat, tersebut sampai saat ini masih terbaring lemah di rumah sakit dengan penjagaan ketat oleh anggotanya.

"Jadi sebenarnya kondisi dia sekarang ini sudah sadar, hanya saja dia belum bisa bicara, karena semalam luka-lukanya habis diobati dan dijahit. Jadi sampai sekarang masih kita pantau kondisinya," kata Supartha.

Baca juga: Nekad bermodus pinjam, EH berhasil gadai mobil kades di Lombok Timur

Karenanya, dikatakan bahwa penyidik hingga saat ini belum dapat melakukan pemeriksaan apapun terhadap pria yang nampaknya berusia paruh baya tersebut.

"Namanya saja kita belum tahu siapa. Tapi sembari menunggu dia baikan, anggora diluar juga sedang mencari siapa keluarganya, kita mau kabarkan dulu kondisinya ini," ujarnya.

Menurut laporan peristiwa yang terjadi pada Sabtu dinihari tersebut. Pria yang diduga belum meraup barang curian itu, sudah lebih dulu tertangkap tangan oleh pemilik rumah yang ketika itu sedang tidur di ruang tamu.

Karena adanya teriakan korban yang meminta tolong, akhirnya warga sekitar rumah korban dilaporkan berbondong-bondong keluar dan mengejar pelaku.

"Jadi menurut keterangan saksi dan warga disana, dia ini sudah sempat masuk pekarangan rumah korban, tapi keburu ketahuan," ucapnya.

Pelaku dikatakan memang sudah berupaya mencari celah dan kesempatan untuk kabur dari kejaran warga. Namun apesnya, pelaku tidak juga dapat menembus barikade pertahanan warga yang sudah berada di sekililingnya.

Pelaku yang tak kunjung lolos dari warga, akhirnya berhail diamankan dengan hasil akhir bekas luka lebam, terutama di bagian wajah dan kepalanya.

"Anggota yang terima laporan dari warga, langsung merapat ke TKP. Jadi malam itu juga pelaku kita larikan ke rumah sakit, kondisinya pada saat itu memang sudah kritis (tidak sadarkan diri)," kata Supartha.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dari aksi pengamanan pria yang belum diketahui identitas dirinya itu telah diamankan sejumlah barang bukti yang menguatkan perannya sebagai pelaku pencurian.

"Jadi dari barang bukti yang diamankan itu ada sebilah parang, cukit, sama senter. Ini semua kita amankan dari lokasi kejadian dan akan kita dalami," ucapnya.

Terkait dengan kabar yang menyebutkan bahwa pelaku ini tidak beraksi sendiri, melainkan dia datang bersama komplotannya. Kabarnya ada dua orang lagi yang pada dinihari itu ikut melarikan diri dan berhasil lolos dari kejaran warga.

"Informasi itu belum jelas sebenarnya. Tapi kalau memang ada dugaan dia ini berkelompok, pastinya akan kita dalami juga dalam pemeriksaan," katanya.




 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar