Pulang dari Malang dan keluhkan gejala mirip COVID-19, seorang pria di Sumbawa Barat dirujuk ke RSUD Asy-syifa

id Warga,Corona,Sumbawa Barat

Pulang dari Malang dan keluhkan gejala mirip COVID-19, seorang pria di Sumbawa Barat dirujuk ke RSUD Asy-syifa

Seiring peningkatan status siaga dalam penanganan penyebaran corona virus disease (COVID-19) di Provinsi Jambi, PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi terus melakukan upaya peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap penularan wabah itu melalui Bandara Sultan Thaha Jambi. (ANTARA/HO/PT AP-II)

Taliwang (ANTARA) - Satu pasien di Kabupaten Sumbawa Barat yang diduga memiliki gejala mirip COVID-19 dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa dengan status Pasien Dalam Pemantauan, Selasa. 

Pasien yang berinisial AR (20) asal warga salah satu desa di KSB tersebut sempat dirawat di salah satu Puskesmas sejak tadi malam sekitar pukul 20.00 WITA. 

Akibat kondisinya belum memperlihatkan tanda-tanda yang baik maka pihak Puskesmas langsung merujuknya ke RSUD Asy-syifa untuk ditangani lebih intensif. 

Pihak Puskesmas yang dimintai keterangan, di Seteluk, Selasa, mengungkapkan, bahwa pasien diketahui pulang dari Malang sekitar satu hari lalu dan sempat berobat jalan selama enam hari.

Adapun gejala yang dikeluhkan pasien adalah rasa nyeri seperti susah bernapas, demam selama 6 hari, meriang, batuk, pilek, sakit kepala dan suhu badan di atas 38,2 derajat Celcius. 

Pihak RSUD yang saat ini menangani pasien tersebut akan mengirimkan sample pasien ke provinsi untuk dilakukan pengecekan laboratirium untuk mengetahui positif atau tidaknya.

Sementara itu, Direktur RSUD Asy-syifa, dr Carlof yang dihubungi melalui telepon seluler membenarkan adanya satu pasien yang dirujuk ke RSUD dan saat ini sudah ditangani oleh tim medis. 

"Benar, ada satu pasien yang dirujuk ke sini. Sudah ditangani oleh tim medis. Nanti yang berhak memberikan keputusan terkait status pasien adalah kepala Dinas Kesehatan," jelasnya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar