Meskipun pandemi, Lombok Phonegraphy tetap berkarya tanpa batas

id Lombok Phonegraphy,Foto Telepon Selular,Pandemi Covid-19

Meskipun pandemi, Lombok Phonegraphy tetap berkarya tanpa batas

Seorang wisatawan lokal bersama anaknya sedang menikmati suasana matahari tenggelam di Pantai Tanjung Bias, Kota Mataram, NTB. (ANTARA/Awaludin)

Mataram (ANTARA) - Komunitas Lombok Phonegraphy terus berkarya menghasilkan foto-foto keindahan alam dan seni budaya Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan karya seni tinggi menggunakan kamera telepon selular meskipun masih dalam situasi pandemi COVID-19.

Ketua komunitas Lombok Phonegraphy, Adi Teci, di Mataram, Selasa, mengatakan semangat menghasilkan karya foto tersebut dilakukan melalui lomba foto bertemakan "Berkarya Tanpa Batas" berkolaborasi dengan Telkomsel yang diselenggarakan secara digital melalui media sosial instagram.

"Selaras dengan jargon komunitas Lombok Phonegraphy 'Fitur minimal, karya maksimal' para anggota kerap kali berbagi cerita melalui karyanya di media sosial," katanya.

Adi berharap dengan diselenggarakannya lomba foto digital dan berkolaborasi dengan Telkomsel tersebut dapat menambah semangat berkarya para anggota komunitas.

Kolaborasi dengan Telkomsel sekaligus menjadi rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi ke-5 komunitas Lombok Phonegraphy yang jatuh pada 15 Oktober 2020 mendatang.

"Lomba itu juga membuat teman-teman di Lombok Phonegraphy jadi ada kegiatan yang bermanfaat. Karena selama pandemi, kegiatan komunitas menjadi terbatas. Tapi kami tidak ingin membatasi karya mereka," ujarnya.

Menurut dia, adanya kolaborasi tersebut sangat menguntungkan bagi anggota komunitas, di mana sebagian besar merupakan pengguna aktif provider telepon seluler dengan sinyal paling kuat di hampir seluruh penjuru NTB.

Adi mengakui dengan sinyal kuat Telkomsel sangat membantu kegiatan komunitas yang sebagian besar mendokumentasikan karyanya dengan memposting di media sosial.

"Bisa dibilang itu menjadi kebutuhan pokok bagi kami. Apalagi di sebuah komunitas seperti kami yang basisnya online sangat dibutuhkan sinyal yang kuat. Kita juga kebanyakan dokumentasi di instagram yang membutuhkan banyak sekali kuota," ucapnya pula.

Namun, Adi menambahkan, dengan adanya kartu perdana internet #UnlimitedMax dari Telkomsel, komunitas tak lagi khawatir kehabisan kuota karena kartu perdana internet #UnlimitedMax memberikan akses tanpa batas untuk media sosial seperti Instagram, Facebook, Streaming di Youtube dan jejaring sosial lainnya dengan harga yang terjangkau.

Selain berkegiatan melalui jejaring sosial, komunitas Lombok Phonegraphy kerap kali berkegiatan di luar ruangan bersama komunitas penggiat lingkungan di Lombok. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian komunitas akan lingkungan sekitarnya.

Kegiatan positif tersebut tentunya didokumentasikan melalui foto dan video kemudian diunggah ke jejaring sosial media komunitas untuk menggerakkan hati para pengguna sosial media lainnya agar bersama-sama turut menjaga lingkungan selama berkegiatan di luar ruangan terlebih lagi jika berada di tempat umum dan tempat wisata.

"Jadi kita menggunakan jejaring sosial media kita tidak hanya untuk berbagi foto hasil karya kita saja. Tapi berbagi kegiatan positif juga biar yang lainnya ikut tergerak melakukan kegiatan positif itu juga," kata Adi.
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar