Lombok Barat membangun lima lumbung desa untuk ketahanan pangan

id Lombok Barat,Lumbung Pangan,LPMDes

Lombok Barat membangun lima lumbung desa untuk ketahanan pangan

Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, saat peresmian lima lumbung pangan desa, di Desa Gegelang, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-Humas Lobar

Lombok Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat membangun gedung Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) di lima desa pada 2022 untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

"Hari ini, kita meresmikan lumbung pangan di lima desa sekaligus, yaitu Desa Gegelang, Langko, Batu Kuta, Montong Are, dan Kuranji," kata Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid, di Kabupaten Lombok Barat, Kamis.

Ia mengatakan pembangunan lumbung pangan untuk lima desa tersebut dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Barat

Selain pembangunan gedung, LPMDes tersebut juga dilengkapi mesin penggiling padi, mesin pengering padi dan tempat penyimpanan padi.

"Semua bantuan tersebut diarahkan untuk dikelola oleh pengurus gabungan kelompok tani (gapoktan) dan kita minta BUMDes terlibat juga di dalamnya," ujar Fauzan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Barat, Damayanti Widyaningrum mengatakan untuk pembangunan gedung LPMDes bukan dikerjakan oleh kontraktor, tetapi dilakukan oleh gapoktan setelah menerima dana bantuan.

Dalam proses pengerjaan fisik, kata dia, pengurus gapoktan yang bekerja didampingi oleh fasilitator.

"Empat LPMDes sudah selesai pengerjaannya dan tinggal satu LPMDes di Desa Langko yang segera rampung," katanya.

Ia menjelaskan tujuan dibangunnya gedung LPMDes, yakni sebagai tempat penyimpanan gabah pada saat panen raya, sehingga tidak langsung dijual semua oleh petani anggota gapoktan.

"Kita ingin petani kita tidak langsung menjual gabahnya tetapi kita inginkan petani mendapatkan nilai tambah yaitu diolah menjadi beras. Di situ petani bisa kumpulkan gabahnya dan kalau gabahnya harga murah bisa pindah jual setelah harga gabahnya mahal," ujarnya.

Menurut Damayanti, dengan adanya LPMDes, maka cadangan pangan di desa terjamin dan menjaga stabilitas harga terutama beras. Sebab, beras merupakan salah satu dari pangan strategis yang menyebabkan inflasi.

"Ke depan kami berharap kepada gapoktan agar dibuat menjadi pusat pangan strategis. Tidak hanya beras yang ada di LPMDes tetapi nanti juga kolam ikan, unggas, buah dan sayuran," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lombok Barat bangun lima lumbung desa untuk ketahanan pangan