Pemkot Mataram menerima bantuan APD dari relawan COVID-19

id mataram,APD,bantuan,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid

Pemkot Mataram menerima bantuan APD dari relawan COVID-19

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh (pakai topi) menerima secara simbolis bantuan alat pelindung diri (APD) dari relawan COVID-19 dan Management Pojok Nusa Tenggara Barat. (Foto:ANTARA News/Nirkomala)

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram menerima bantuan alat pelindung diri (APD), dari relawan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan Management Pojok Nusa Tenggara Barat.

Penyerahan APD yang dihajatkan bagi tenaga medis puskesmas se-Kota Mataram itu diserahkan koordinator relawan Budi Wawan dan diterima oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh serta dicoba oleh Direktur RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor di aula Pendopo Wali Kota Mataram, di Mataram, Senin.

Dalam kesempatan itu, Budi Wawan mengatakan, APD ini merupakan hasil donasi melihat akan kebutuhan APD bagi tenaga medis sangat mendesak, sehingga management Pojok NTB berinisiasi membuka donasi sebagai bentuk kepedulian dalam penanganan COVID-19 di NTB.

"APD ini standar penggunaan kesehatan tenaga medis puskemas. Kami sudah menyalurkan juga ke kabupaten/kota se-Pulau Lombok, terakhir di Kota Mataram, mudahan bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan para pahlawan kesehatan kita," katanya.

Budi berharap, semoga langkah tersebut bisa memicu semangat tenaga kesehatan juga para donatur untuk terus membantu tenaga pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus ini.

"Percayalah, pemerintah tidak bekerja sendiri melainkan ada masyarakat selalu memberikan dukungan moril dan siap membantu walaupun tidak banyak," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh berterima kasih kepada para pihak, donatur atas donasinya. "Masih ada insan peduli terhadap penanganan COVID-19. Sekali lagi, terima kasih atas bantuannya," katanya.

Wali kota mengaku APD yang diberikan ini tidak melihat kualitas dan harganya, tapi yang bisa dilihat adalah nilai manfaat. Terlebih, saat ini pemerintah daerah belum melakukan pengadaan APD, namun kalau tidak ada halangan, hari Rabu APD untuk tenaga medis di Kota Mataram akan tiba.

"Karena itu, hari ini sampai sore, kami akan membahas beberapa anggaran di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) langkah penanganan COVID-19, apakah itu di pos terpadu, penyemprotan disinfektan, rapid test bagi status ODP, PDP maupun penanganan pasien positif COVID-19," katanya.

Pada kesempatan itu, wali kota juga meminta bantuan kepada relawan COVID-19 dan management Pojok NTB, serta semua pihak lainnya, untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan, ikuti imbauan pemerintah mengenai social dan physical distancing.

"Kalau kita tidak bersama-sama perangi COVID-19 ini, maka selama itu akan menganggu perekonomian masyarakat. Mari kita taati imbauan, termasuk isolasi mandiri," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar