Kapolda Kaltara cek kesiapan personel di perbatasan hadapi Pemilu

id Perbatasan, Pemilu 2024, Polda kaltara, Irjen Pol. Daniel Adityajaya

Kapolda Kaltara cek kesiapan personel di perbatasan hadapi Pemilu

Kapolda Kaltara Irjen Pol. Daniel Adityajaya tokoh adat setempat pada Rabu (13/9/2023). (ANTARA/HO-Polda Kaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya mengecek kesiapan personel Polsek Krayan dan Polsek Krayan Selatan di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kabupaten Nunukan, untuk menghadapi Pemilu 2024.

“Kunjungan ini merupakan bagian monitoring untuk memastikan kesiapsiagaan anggota Polri di perbatasan menghadapi Pemilu 2024,” kata Kapolda Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya di Nunukan, Kamis.

Ia berterima kasih dan mengapresiasi personel Polri yang bertugas di Krayan, sekaligus meminta personel tetap bertugas secara profesional, melayani masyarakat dengan tulus, serta taat peraturan-perundang-undangan.

Kapolda Irjen Pol. Daniel Adityajaya juga bertatap muka dengan tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh masyarakat Krayan, dan berterima kasih atas sambutan yang antusias dan meriah.

Kapolda mengajak masyarakat selalu bersyukur atas keberkahan alam yang mereka miliki, walau jauh dari hiruk-pikuk kota dan polusi udara. "Tetap jaga keamanan dan kedaulatan wilayah perbatasan, serta membangun hubungan baik dengan negara tetangga," ungkapnya.

Kunjungan kerja di Krayan dimanfaatkan Kapolda Irjen Pol. Daniel Adityajaya mengunjungi Pos Pamtas RI-Malaysia Yon Armed Tarik Panca Giri Pos Gabma Long Midang. Polda Kalimantan Utara akan menggelar Operasi Mantap Brata untuk mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2024 dan digelar secara serentak dari tingkat Polres hingga Mabes Polri.

Operasi Mantap Brata dilakukan pada 2023 hingga 2024. Adapun rencananya dilaksanakan selama 211 hari sesuai dengan tahapan inti Pemilu 2024. "Operasi tersebut bertujuan untuk melakukan rangkaian pengamanan pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak 2024," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Sandi Nugroho, Selasa, 12 September 2023.

Ribuan personel kepolisian akan ditempatkan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia dalam pengamanan Operasi Mantap Brata. Para personel akan bertanggung jawab menjaga keamanan selama proses kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, dan tahapan-tahapan lainnya yang terkait dengan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 Polri juga akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan kelancaran dan keamanan.

Sandi mengatakan Operasi Mantap Brata akan terbagi beberapa Satgas, dan khusus tingkat Polda terbagi atas tujuh Satgas yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Humas, dan Satgas Banops.

Kemudian tingkat Polres ada enam satgas, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, Satgas Humas dan Satgas Banops. "Dalam operasi Mantap Brata seluruh Polda jajaran mempersiapkan dan mengantisipasi segala potensi spektrum ancaman yang terjadi pada setiap tahapan pemilu,” kata Sandi.

Ia mengatakan setiap penahapan sudah dianalisis memiliki spektrum ancaman gangguan kamtibmas yang berbeda. Oleh karena itu, pelibatan kekuatan Polri akan berbeda-beda, termasuk sarana dan prasarana yang digunakan maupun jumlahnya.

Baca juga: KPU Jombang masifkan sosialisasi selama Kirab Pemilu
Baca juga: Polres Payakumbuh Sumbar deklarasikan Pemilu Damai


Dari laporan sementara KPU, ada beberapa potensi permasalahan dalam setiap tahapan. Pada tahapan pemutakhiran data pemilih misalnya, ada pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP, data pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) terdapat di DPT pemilih, pemilih yang (MS) tidak terdapat di DPT, dan kesalahan elemen data dalam DPT.

"Ada potensi permasalahan pada tahapan kampanye, tahapan pencetakan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, potensi permasalahan dalam tahapan pemungutan suara, tahapan penghitungan dan rekapitulasi suara," katanya.