Sekjen PSI Raja Juli sebut kuliah sebagai tiket kehidupan

id PSI,Raja Juli Antoni ,Wamen ATR/BPN

Sekjen PSI Raja Juli sebut kuliah sebagai tiket kehidupan

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni. (ANTARA/Anita Permata Dewi)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan kuliah menjadi tiket masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik sehingga harus lebih banyak mereka yang bisa mendapatkan pendidikan di level perguruan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Raja Juli dalam diskusi dan bedah buku "Beasiswa Di Bawah Telapak Kaki Ibu" bersama mahasiswa di Pekanbaru, Riau.

"Kuliah adalah tiket kehidupan. Saya berharap di masa depan semakin banyak warga Riau yang bisa mengenyam pendidikan tinggi," kata dia dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis (1/2).

Ia berharap, diskusi tersebut bisa membakar semangat para pemuda Riau untuk mencari ilmu bahkan hingga luar negeri. Raja Juli  yang juga Wakil Menteri ATR/BPN itu, mengakui mengenyam pendidikan SD di Pekanbaru, kemudian melanjutkan pendidikan di pesantren di Garut, hingga berkuliah di Inggris dan Australia.

"Saya sebagai orang Pekanbaru, tentu ingin sekali anak-anak Pekanbaru dan Riau berkesempatan berkuliah di luar negeri untuk menambah wawasan, pengalaman serta pola pikir," ujar Raja Juli yang juga Calon Anggota DPR RI Dapil Riau I ini.

Penulis buku "Buku Beasiswa di Bawah Telapak Kaki Ibu" adalah Irfan Amalee yang merupakan peraih penghargaan Kick Andy Heroes 2021. Dia menegaskan bahwa beasiswa pendidikan ke luar negeri merupakan impian yang harus dikejar dengan gigih.

"Banyak orang yang hanya sekadar mau, itulah 'want', tapi tidak banyak dari mereka ya 'desire'. Desire mensyaratkan kita memiliki keinginan yang gigih, bukan hanya mau di mulut saja. Jika kita sudah desire, makan kita akan memiliki kelayakan," kata Irfan.

Baca juga: Kerum PSI Kaesang ajak masyarakat Malang pilih 02
Baca juga: Berjaket PSI, Bos Pakuwon Menangkan Prabowo Gibran Sekali Putaran


Moderator diskusi adalah lulusan University of Manchester, Pahmi, yang juga putra asli Riau dari Indragiri Hilir. Dia mengaku beruntung bisa merasakan pendidikan tinggi di Manchester, Inggris.

"Tak ada yang tak mungkin, apalagi untuk urusan belajar, selagi kita mau, mencari tahu, pasti ada jalan," ujarnya.