Penjabat Sekda Pemprov NTB memastikan perbaikan jalur wisata Pusuk

id Pemprov NTB,Pastikan Perbaikan Jalan,Jalur Kawasan Wisata,Wisata Pusuk,Lombok Utara,Lombok ,NTB

Penjabat Sekda Pemprov NTB memastikan perbaikan jalur wisata Pusuk

Penjabat Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat Iswandi (kanan) meninjau lokasi jalan Pusuk yang rusak di Dusun Bentek, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Senin (4/11/2019). (ANTARA/Nur Imansyah).

Lombok Utara, NTB (ANTARA) - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Iswandi memastikan perbaikan jalur kawasan wisata Pusuk di Kabupaten Lombok Utara yang longsor akibat guncangan gempa pada 2018, akan dilakukan secepatnya.

"Jalan yang rusak karena longsor sejak gempa tahun lalu segera ditangani," katanya di sela-sela meninjau lokasi jalan Pusuk yang rusak di Dusun Bentek, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Senin.

Kondisi kerusakan bahu jalan atau talud di kilometer 17,2 jalan provinsi jurusan Rembiga-Pemenang tersebut, saat ini semakin parah setelah longsor pada 2018.

Ia menjelaskan perbaikan jalan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Pemprov tidak perlu menunggu tahun anggaran berikutnya. Hal yang dikhawatirkan, apabila terlambat ditangani bisa memakan korban jiwa," katanya.

Iswandi yang juga menjabat Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB itu mengatakan penanganan perlu secepatnya karena musim hujan segera tiba.

Apabila dibiarkan, katanya, kerusakan jalan itu bisa merembet ke tempat lain dan semakin parah.

"Tidak tunggu sampai tahun depan. Secepatnya diperbaiki," ucap dia.

Terkait dengan sumber dana, ia menyatakan tidak perlu dikhawatirkan karena banyak cara untuk menyiasati biaya perbaikan jalan tersebut.

"Sumber dana tidak ada masalah, segera akan ditangani," kata mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) itu.

Pihaknya memprioritaskan keselamatan para pengendara. Pemerintah ingin memastikan tidak ada kecelakaan yang terjadi mengingat jalur tersebut cukup padat kendaraan sehingga rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Berbagai langkah telah dilakukan untuk penanganan saat ini, di antaranya pemprov menyiapkan posko pengamanan, barikade, dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja di sekitar lokasi itu.

"Petugas di sekitar lokasi mengatur lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan," katanya.

Selain melakukan langkah jangka pendek, katanya, upaya jangka panjang tetap menjadi prioritas.

"Selanjutnya dilakukan penyelesaian secara fisik, itu akan dituntaskan oleh Dinas PUPR. Penyiapan rencana secara teknis dan anggarannya akan diputuskan besok," ucap dia.

Dalam inspeksi tersebut, Iswandi didampingi, Kabid Binamarga, Sekretaris Dinas PU Ahmadi. Kepala Balai Pemeliharaan Jalan, Syarifuddin, dan Kepala Biro AP Sadimin.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar