Sikap Kasatreskrim Polres Loteng tolak laporan anak durhaka patut dicontoh

id Anak durhaka

Sikap Kasatreskrim Polres Loteng tolak laporan anak durhaka patut dicontoh

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo

Ini adalah sikap yang mulia
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Viral video Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono yang menolak laporan seorang anak yang ingin penjarakan Ibu kandungannya itu mendapatkan respons positif dari sejumlah pihak. 

Salah satunya dari Pemuda Pancasila (PP) Lombok Tengah menilai sikap yang dilakukan Kasatreskrim itu adalah sikap yang langka sekaligus mulia.

"Ini adalah sikap yang mulia," ujar Ketua PP Lombok Tengah, M Samsul Qomar kepada wartawan, Minggu.

Baca juga: Ini alasan polisi tolak laporan anak yang ingin penjarakan ibu kandung

Menurut mantan Dewan Loteng, tindakan itu jarang terjadi dan hati mulia harus dimiliki seorang Aparat Hukum. Kasus ini menyita perhatian publik, karena memang sungguh tidak masuk di akal.

"Tauladan Kasatreskrim AKP Priyo ini sekali lagi patut di tiru oleh APH,"  tegasnya. 

Dikatakan, tidak semua laporan ditelan mentah-mentah memang harus ada kata hati untuk kasus yang seperti ini, yang namanya ini kandung kan tidak bisa di balas jasa beliau dengan apapun sebagai anak,  karena itu kami mendukung Kasatreskrim Polres Lombok Tengah untuk lebih mengedepankan hati pada kasus kasus yg bersinggungan dengan etika dan kebatinan.

"Untuk itu, pemuda pancasila meminta Kepolisian RI  memberikan award atau apapun bentuknya pada AKP Priyo. Dia muda tapi bisa menjadi contoh bagi banyak pihak ini jarang dan patut di berikan penghargaan meskipun pasti dia tidak mengharapkan itu," jelasnya. 

Baca juga: Tega! Seorang anak di Lombok tengah ingin penjarakan ibu kandungnya gara-gara sepeda motor

Ditegaskan, bahwa dirinya melihat apa yang dilakukannya pada pelapor murni bukan di buat-buat, itu bahasa murni laki laki muslim yang keluar dari hatinya itu bukan drama atau cari nama.

"Jika boleh PP Loteng akan memberikan pemghargaan khusus sebagai tokoh inspiratif bagi APH muda," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar