Kodam IX Udayana gelar program RTLH di Loteng

id RTLH Lombok Tengah ,NTB,Kodam Udayana

Kodam IX Udayana gelar program RTLH di Loteng

Anggota Kodim 1620 Lombok Tengah saat memperbaiki rumah warga di Lombok Tengah. ANTARA/Humas Kodim 1620 Lombok Tengah

Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Kodam IX Udayana menggelar program Prajaraksaka Peduli Rakyat 2023 dengan memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk warga kurang mampu di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

"Kegiatan ini sasarannya rumah rumah warga kurang mampu yang memang masih terlihat sudah tidak layak di tempati untuk diberikan bantuan dan dilakukan rehab secara total dan dibuat permanen," kata Kasdim 1620 Lombok Tengah Mayor Inf I Gede Nariada di Praya, Jumat (3/2).

Tujuan rehab RTLH yang di selenggarakan Kodam IX/Udayana adalah untuk mewujudkan program Prajaraksaka Peduli Rakyat kurang mampu serta sebagai wujud kepedulian Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Sonny Aprianto kepada seluruh masyarakat se Bali Nusra khususnya yang ada wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

"Untuk wilayah kabupaten Lombok Tengah bantuan RTLH yang diperbaiki ada dua unit rumah yakni di dusun Batu Pinggang Desa Labulia, Kecamatan Jonggat dan Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat," katanya.

Baca juga: Kodam Udayana-AMMAN membantu warga NTB atasi kesulitan air bersih
Baca juga: Korem 162/WB bersih pantai sambut HUT Kodam IX/Udayana


Pengerjaan RTLH juga melibatkan semua unsur baik TNI, Polri dan pemerintah kecamatan, perangkat desa, melibatkan warga masyarakat untuk saling berkoordinasi dan berkolaborasi demi kelancaran kegiatan. "Kegiatan ini berlangsung secara bertahap, dilaksanakan secara serentak di seluruh Korem dan Kodim jajaran Kodam IX/Udayana," katanya.

Selain itu, Rehab rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni akan diprogramkan pengerjaan dengan target sampai rumah tersebut layak untuk di tempati. "Semoga apa yang kami lakukan ini menjadi ibadah bagi seluruh prajurit TNI khususnya dalam memberikan pengabdian untuk membantu pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat," katanya.