Kemlu Indonesia aktif suarakan dukungan terhadap Palestina di kancah global

id kemlu,kementerian luar negeri,dukungan untuk palestina,gencatan senjata

Kemlu Indonesia aktif suarakan dukungan terhadap Palestina di kancah global

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Ahrul Tsani Fathurrahman dalam kegiatan diskusi di Jakarta, Rabu (26/3/2025). ANTARA/Sean Filo Muhamad

Jakarta (ANTARA) - Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Ahrul Tsani Fathurrahman menyatakan pihaknya aktif dalam memberikan dukungan dan menggalang dukungan negara lain untuk Palestina melalui berbagai ajang di kancah global.

"Kami di Kemlu tentunya dengan saluran diplomatik yang ada, dalam beberapa forum terus memberikan tekanan dan menyuarakan kepada dunia internasional untuk dapat memberikan tekanan kepada pihak yang bertikai," kata Ahrul dalam diskusi di Jakarta, Rabu.

Ahrul mengungkapkan tekanan terus diberikan, terutama kepada negara-negara yang selama ini dinilai menjadi mediator agar dapat mendesak pihak-pihak terkait untuk bisa menyepakati gencatan senjata yang mengarah kepada penghentian konflik dan perang di Gaza, Palestina secara permanen.

Ia mengungkapkan situasi yang ada pada saat ini di Palestina masih belum menemui titik terang, di mana perselisihan masih terjadi antara kelompok Hamas dan Israel, sehingga negara-negara mediator juga belum bisa mendekatkan celah yang ada.

Selain itu, pasukan Israel juga masih kerap membatasi akses masuknya bantuan yang diberikan kepada masyarakat Palestina yang membutuhkan.

Baca juga: Kemenlu terkena efisiensi anggaran Rp2,03 triliun

Meskipun saat ini kondisi di Palestina sedang sulit akibat krisis politik dan dukungan dari sejumlah negara kepada Israel, Ahrul menekankan hal tersebut tidak menghentikan upaya Indonesia dalam menyuarakan dukungannya terhadap Palestina.

"Diperlukan satu dorongan dari komunitas internasional yang lebih kuat lagi, dan Indonesia di forum PBB ataupun di lembaga lainnya terus menyuarakan (dukungan terhadap Palestina). Tentunya dengan kapasitas yang ada, Indonesia tidak akan pernah berhenti," tegasnya.

Baca juga: Sebanyak 69 WNI dikembalikan dari Filipina bukan korban TPPO

Saat ini, lanjut Ahrul, Kemlu juga tengah mengupayakan penggalangan dukungan untuk Palestina melalui organisasi BRICS. Melalui langkah tersebut, Ahrul berharap di masa mendatang akan ada titik terang yang bisa mewujudkan gencatan senjata antara Israel dan Palestina secara permanen.