Mataram (ANTARA) - Progres pembangunan Kantor Wali Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat di Jalan Gajah Mada dengan anggaran Rp58 miliar hingga pertengahan September 2025 sudah mencapai sekitar 57 persen.
"Sedianya target pembangunan Kantor Wali Kota Mataram pada pekan ini 49 persen. Tapi terjadi percepatan atau deviasi positif 8 persen sehingga mencapai 57 persen," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning di Mataram, Kamis.
Ia mengatakan dengan capaian pembangunan 57 persen itu, bentuk gedung utama Kantor Wali Kota Mataram atau "Bale Mentaram" sudah berdiri.
Begitu juga dengan rangka plafon sudah terpasang, jaringan-jaringan untuk AC, listrik, air bersih, air kotor sudah terpasang semuanya.
Baca juga: Proses pembangunan kantor Wali Kota Mataram lampaui target
Dengan melihat progres pengerjaan yang mencatat deviasi plus, Lale optimistis pengerjaan Kantor Wali Kota Mataram tuntas tepat waktu pada 31 Desember 2025.
"Kami optimis karena dari awal rekanan yang mendapat mandat ini tidak pernah progres minus," katanya.
Itu artinya rekanan dari awal sudah membuat komitmen dengan pemerintah kota dan kejaksaan sebagai pendamping ketika ada titik rawan pada progres itu bisa dilakukan lembur.
Lale mengatakan dalam konsep perencanaan pembangunan Kantor Wali Kota Mataram dilakukan secara bertahap, untuk tahun ini fokus bangunan untuk gedung utama dengan anggaran Rp58 miliar.
Baca juga: Pembangunan kantor Wali Kota Mataram capai 13,43 persen
Sementara masih ada tiga bangunan lagi yang belum terbangun yakni sayap kiri, kanan, dan bagian belakang yang direncanakan menggunakan skema anggaran tahun jamak, sehingga tender pun akan dilakukan satu kali pelaksanaan.
Untuk perencanaan itu, katanya, dibutuhkan persetujuan DPRD Kota Mataram tentang skema tahun jamak dan ada MoU antara Wali Kota dan DPRD Kota Mataram tentang skenario penganggaran tahun jamak.
Tanpa MoU tersebut skema tahun jamak tidak boleh dilaksanakan, sudah ada ketentuannya sesuai Permendagri Nomor 77. Tapi untuk nilainya belum disebutkan pasti.
"Kalau di perencanaan kebutuhan total anggaran untuk pembangunan Kantor Wali Kota Mataram diperkirakan mencapai Rp240 miliar," kata Lale.
Baca juga: Kontraktor pembangunan kantor Wali Kota Mataram diminta optimalkan pekerja lokal
Baca juga: 75 persen material Kantor Wali Kota Mataram pakai bahan lokal
Baca juga: Kantor Wali Kota Mataram yang lama di Pejanggik tetap jadi pusat layanan masyarakat